90 Juta Denda Proyek Pembangunan Puskesmas Minasatene

 

GRASINEWS.COM Pangkep———- Proyek pembangunan Puskesmas Minasatene Kabupaten Pangkep yang sejak pembangunannya mendapat perhatian publik, tak main-main proyek tersebut menelan biaya sebesar Rp. 4.092.712.000; yang dananya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) TA. 2018, yang dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT. ABNA KARYA SINERGI dengan tanggal kontrak 11 Juli 2018 dan berakhir sejak tanggal 8 Nopember 2018 atau 120 hari kalender dari tanggal kontrak.

 

Berdasarkan pantau LSM Grasi dilapangan, bahwa proyek tersebut sudah mengalami keterlambatan selama 22 hari/tanggal 30 Nopember 2018, Direktur Eksekutif LSM GRASI, Abdul Jalil Nanrang saat diminta tanggapannya mengatakan, “kita akan meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep untuk memberikan sanksi berupa denda sesuai dengan peraturan yang berlaku terhadap PT. ABNA KARYA SINERGI akibat keterlambatan penyelesaian proyek tersebut,. bahwa aturan mainnya mengenai sanksi denda akibat keterlambatan penyelesaian pekerjaan sudah jelas termaktub didalam pasal 79 ayat (4) dan (5) Perpres Nomor 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

 

 

Pengenaan sanksi denda keterlambatan terhadap kontraktor pelaksana proyek sebesar 1 /1000 (satu permil) dari nilai kontrak atau nilai bagian kontrak untuk setiap hari keterlambatan, jika dijumlahkan 1:1000 X 4.092.712.000 = 4.092.712 X 22 hari = Rp. 90.039.664/30 Nopember 2018, dan kemungkinan masih bertambah jika dilihat dari kondisi pekerjaan proyek dilapangan yang baru berkisar 90 %.

 

Lebih lanjut, Jalil mengatakan LSM GRASI, tidak hanya melihat kondisi proyek tersebut akan tetapi juga yang akan diperiksa ialah pendapatan Pemkab Pangkep dari denda proyek yang molor tersebut, “ itu harus dipertanggung jawabkan”. Apakah sanksi denda akan diterapkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangkep kepada kontraktor atau tidak? nanti kita lihat dan cek di Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Pangkep serta akan meminta tanggapan dari TP4D Kabupaten Pangkep, tegas Jalil.

(RP).

 

 

Related posts

Leave a Comment